Selasa, 20 Maret 2012

PENGARUH GLOBALISASI

A. Pengertian Globalisasi
            Kata ‘globalisasi’ berasal dari kata ‘global’, dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia berarti secara keseluruhan. Beberapa pergertian lain:
  1. Malcolm WatersSebuah proses social yang berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan social budaya menjadi kurang penting yang terjelma dalam kesadaran seseorang.
  1. Emmanuel RitcherJaringan kerja global yang secara bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar dan terisolasi ke dalam saling ketergantungan dan persatuan dunia.
  1. Selo SoemarjanTerbentuknya system organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti system dan kaidah yang sama.
  1. The American Heritage DictionarySuatu tindakan/proses menjadikan sesuatu yang mendunia (inuversal)baik dalam lingkup/aplikasinya.
  1. WikipediaIstilah untuk menjelaskan perubahan dalam masyarakat dan perekonomian dunia yang dihasilkan oleh meningkat pesatnya perdagangan dan pertukaran kebudayaan.
  1. Arti LiteralSebuah perubahan social, berupa bertambahnya keterkaitan antara msyarakat dan elemennya.

Pengaruh Globalisasi terhadap kehidupan Bangsa dan Negara
1.      Pengaruh globalisasi Ekonomi
      Kekuatan globalisasi ekonomi atau globalisasi kapitalisme adalah liberalisme ekonomi. Ilmuwan menyebutnya kapitalisme pasar bebas. Berbeda dengan kapitalisme kesejahteraan, yaitu kapitalisme yang diregulasi dan direformasi, kapitalisme ini tidak membiarkan pasar berjalan sebebas-bebasnya tanpa kendali, tapi perlu diatur agar kapitalismememberikan keuntungan dan keadilan sampai orang-orang dibawah tingakat kesejahteraan.
a.       Kapitalisme
              Suatu system ekonomi yang mengatur proses produksi dan distribusi barang dan jasa. Cirri-cirinya: sebagian besar sarana produksi dimiliki individu, barang dan jasa diperdagangkan di pasar bebas (free market) yang kompetitif (terbuka untuk siapa saja) dan modal diinvestasikan dalam usaha intik hasilkan  laba.
b.      Kenyataanya
              Abad ke-19, kapitalisme pasar bebas hanya menguntungkan Negara kaya. Banyak orang yang menjadi semakin miskin karena kapitalisme ini. Kapitalisme ini telah melampaui kesederhanaan dan tenaga kerja menjadi roda dan mesin kapitalis raksasa. Pada akhir abad 20, kapitalisme mengendalikan hamper seluruh perekonomian internasional. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi mendukung kapitalisme pasar bebas.
      Wujud nyata globalisasi ekonomi terjadi pada aspek:
·        Aspek produksi
Perusahaan dapat berproduksio di berbagai Negara dengan sasaran agar biaya prosuksi lebih rendah.
·        Aspek pembiayaan         Akses peroleh investasi
·        Aspek tenaga kerja; perusahaan global punya manfaat tenaga kerja dari seluruh dunia.
·        Aspek jaringan informasi; dengan cepat dan mudah mendapatkan informasi
·        Aspek perdagangan; penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan non tariff.

2.      Pengaruh globalisasi social dan budaya.
                    Globalisasi dapat memperluas kawasan budaya. Globalisasi dapat timbulkan dampak negative. Akibat dari pengaruh globalisasi:
  • Disorientasi, dislokasi atau krisis social-budaya dalam masyarakat.
  • Berbagai ekspresi social budaya asing yang sebenarnya tidak memiliki basis dan preseden kulturalnya.
  • Semakin merebaknya gaya hidup konsumerisme dan hedonisme.
Sisi negative budaya by bird (budaya gado2 tanda identitas), yaitu:
·        Akibatkan erosi budaya
·        Lenyapnya identitas cultural nasional  dan local
·        Kehilangan arah sbg bangsa yang memiliki jati diri.
·        Hilangnya semangat nasionalisme dan patriotisme
·        Cenderung pragmatisme dan maunya serba instant.

Menurut Anthony Giddens, dampak globalisasi:
  • Meningkatnya individualitas
              Individualisme adalah orang secara aktif dan bebar membentuk diri mereka sendiri dan menentukan identitas mereka sendiri. Tradisi dan nilai-nilai masyarakat perlahan ditinggalkan.
  • Pola kerja
              Pola kerja pun berubah dalam era globalisasi ini. System kerja, tujuan kerja dan proses kerja nerubah pada era global.
  • Kebudayaan pop
              Globalisasi melahirkan homogenitas atau kesamaan  budaya yang lebih besar.

3.      Pengaruh globalisasi bidang politik
      Globalisasi politik merupakan pergulatan global dalam mewujudkan kepentingan para pelaku yang menjalankannya. Pelaku globalisasi bidang politik:
·  Semua Negara
·  Organisasi antar pemerintah: ASEAN, NATO dll.
·  Perusahaan internasional dan transnasional
Pemerintah nasional yang dipilih secara demokratis, tidak lagi dapat mengontrol batas-batas Negara mereka.

Globalisasi dan Risiko
1.      Lingkungan
·        Bergantungnya manusia pada sumber-sumber alam yang akan menyebabkan krisis lingkungan hidup.
·        Polusi lingkungan: pencemaran atmosfer, pencemaran sungai oleh limbah industri.
·        Masalah hutan: populasi dunia terlalu cepat dan banyak, sehingga lahan untuk perumahan dan bahan mentah untuk memenuhi kebutuhan sudah mulai langka.
·        Pemanasan global (global warming). Peningkatan jumlah emisi (penyinaran/pemancaran) dari industri ke atmosfer meningkatkan suhu global.
2.      Kesehatan
·        Dampak lapisan ozon
·        Manufactured risk pada makanan: kemanjuan proses pembuatan makanan dengan zat kimia berbahaya.
3.      Mayarakat risiko global
Perubahan pola pekerjaan, mundurnya tradisi dan adapt-istiadat dalam identitas diri.

Aspek Positif dan Negatif Globalisasi
1. Aspek Positif
·        Globalisasi Teknologi
      Berkembangnya teknologi informasi, komunikasi dan transportasi menjadi lebih efektif dan efisien.
·        Globalisasi Perdagangan
      Maraknya perkembangan industri sehingga lebih efektif dan efisien.
·         Globalisasi Industri dan Jasa 
      Setiap Negara membuka peluang industri dan jasa sehingga tenaga ahli dari suatu negara dapat bekerja di negara lain.
·         Globalisasi social dan budaya
      Manusia dapat bergerak dinamis kemanapun berada.
·         Globalisasi dan lingkungan hidup
      LSM semakin kritis membahas persoalan lingkungan suatu negara.
·         Globalisi Politik
       Penyelenggaraan Negara dituntut transparan, demokratis dan menghargai HAM.

2. Aspek Negatif Globalisasi
· Kesenjangan ekonomi
· Negara yang perekonomiannya kuat, bersekongkol untung meraup untung sebesar-besarnya. Hal ini merugikan Negara miskin yang ekonominya lemah.
· Timbulnya fanatisme rasial, etnis dan agama dalam forum dan organisasi
· Kadar kualitas kejahatan semakin tinggi dengan bantuan teknologi informasi dan komunikasi.
· Mundurnya Sumber Daya Alam vital: air, hutan dan terjadinya pencemaran global.

Dampak Globalisasi bagi bangsa Indonesia:
1.      Politik
·        Penyebaran nilai-nilai politik barat
·        Semakin lunturnya nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan, gotong-royong, musyawarah dan mufakat.
·        Menguatnya nilai politik dengan semangat individualitas, kelompok, oposisi, dictator atau tirani.
·        Transparansi, akuntabilitas dan professional dalam penyelenggaraan Negara semakin dapat sorotan public.
·        Semakin banyaknya lahir partai politik, LSM sebagai sponsor atau penyaluran aspirasi rakyat.
2.      Ekonomi
·        Berlakunya the survival of the best, siapa yang memiliki modal besar akan semakin kuat.
·        Pemerintah hanya sebagai regulator pengaturan ekonomi yang mekanismenya ditentukan pasar.
·        Sector-sektor rakyat yang diberi subsidi semakin berkurang dan sulit berkembang.
·        Kompetisi produk dan harga semakin tinggi.
3.      Sosial dan budaya
·        Mudahnya arus westernisasi masuk melalui media
·        Memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya local dan nilai-nilai agama.
·        Semakin lunturnya semangat kebersamaan masyarakat.
4.      Hukum, pertahanan dan keamanan
·        Menguatnya supremasi hokum, demokratisasi dan tuntutan dilaksanakannya HAM
·        Menguatnya regulasi hokum dan pembuatan peraturan perundang-undangan untuk kepentingan rakyat.
·        Aparat hukum dituntut lebih professional, transparan dan akuntabel.



Senin, 19 Maret 2012

PERIODIK UNSUR KIMIA


Unsur adalah zat murni yang dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa. Penulisan lambang unsur mengikuti aturan sebagai berikut:
  1. Lambang unsur diambil dari singkatan nama unsur. Beberapa lambang unsur berasal dari bahasa Latin atau Yunani nama unsur tersebut. Misalnya Fe dari kata ferrum (bahasa latin) sebagai lambang unsur besi.
  2. Lambang unsur ditulis dengan satu huruf kapital.
  3. Untuk Unsur yang dilambangkan dengan lebih dengan satu huruf, huruf pertama lambang ditulis dengan huruf kapital dan huruf kedua/ketiga ditulis dengan huruf kecil.
  4. Unsur-unsur yang memiliki nama dengan huruf pertama sama maka huruf pertama lambang unsur diambil dari huruf pertama nama unsur dan huruf kedua diambil dari huruf lain yang terdapat pada nama unsur tersebut. Misalnya, Ra untuk radium dan Rn untuk radon.
Pada suhu kamar (25 C) unsur dapat berwujud Padat, Cair,dan Gas, secara umum unsur terbagi menjadi dua kelompok yaitu:
  • Unsur Logam: umumnya unsur logam diberi nama akhiran ium. Umumnya logam ini memiliki titik didih tinggi, mengilap, dapat dibengkokan  , dan dapt menghantarkan panas atau arus listrik.
  • Unsur Non Logam: umumnya memiliki titik didih rendah, tidak mengkilap,kadang-kadang rapuh tak dapat dibengkokkan dan sukar menghantarkan panas atau arus listrik.
Senyawa adalah zat yang terbentuk dari penggabungan unsur-unsur dengan pembagian tertentu. Senyawa dihasilkan dari reaksi kimia antara dua unsur atau lebih melalui reaksi pembentukan. Misalnya, karat besi (hematit) berupa Fe2O3 dihasilkan oleh reaksi besi (Fe) dengan oksigen (O). Senyawa dapat diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya melalui reaksi penguraian.
Senyawa mempunyai sifat yang berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Senyawa hanya dapt diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya melalui reaksi kimia. Pada kondisi yang sama, senyawa dapat memiliki wujud berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Sifat fisika dan kimia senyawa berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Misalnya reaksi antara gas hidrogen dan gas oksigen membentuk senyawa air yang berwujud cair.
Campuran adalah gabungan dari dua zat atau lebih yang hasil penggabungan nya masih mempunyai sifat yang sama dengan zat aslinya. Misalnya, campuran antara air dan gula menghasilkan cairan yang berasa manis.
Campuran dapat berupa gabungan unsur, senyawa, atau keduanya. Campuran Homogen memiliki komposisi maupun wujud yang seragam. Misalnya air gula dan santan. Sebaliknya campuran heterogen memiliki komposisi yang tidak seragam. Misalnya, campuran antara air dan pasir. Campuran dapat dipisahikan menjadi zat-zat penyusun berdasarkan perbedaan sifat zat-zat penyusunnya, misalnya dengan penyaringan.
Penulisan unsur dipermudah dengan adanya lambang unsur. Bagaimana mempermudah penulisan susunan senyawa? Caranya dengan menggunakan rumus kimia, yaitu gabungan lambang unsur sesuai unsur yang menyusun senyawa. Misalnya, lambang unsur natrium adalah Na dan lambang unsur klorin adalah Cl. Jika natrium direaksikan dengan klorin akan menghasilkan senyawa natrium klorida dengan rumus kimia NaCl. Nama umum NaCl ialah garam dapur.
Berikut ini adalah table sistem periodik unsur-unsur kimia :

Golongan
Periode
Ac
89
[227]1

7
Al
13
26,9815386(8)
13
3
Am
95
[243]1

7
Antimon (Stibium)
Sb
51
121,760(1)2
15
5
Argentum—lihat Perak
Ag




Ar
18
39,948(1)2 4
18
3
As
33
74,92160(2)
15
4
At
85
[210]1
17
6
Aurum—lihat Emas
Au




Ba
56
137,327(7)
2
6
S
16
32,065(5)2 4
16
3
Bk
97
[247]1

7
Be
4
9,012182(3)
2
2
Besi (Ferrum)
Fe
26
55,845(2)
8
4
Bi
83
208,98040(1)
15
6
Bh
107
[264]1
7
7
B
5
10,811(7)2 3 4
13
2
Br
35
79,904(1)
17
4
Cuprum—lihat Tembaga
Cu




Ds
110
[271]1
10
7
Db
105
[262]1
5
7
Dy
66
162,500(1)2

6
Es
99
[252]1

7
Emas (Aurum)
Au
79
196,966569(4)
11
6
Er
68
167,259(3)2

6
Eu
63
151,964(1)2

6
Fm
100
[257]1

7
Ferrum—lihat Besi
Fe




F
9
18,9984032(5)
17
2
P
15
30,973762(2)
15
3
Fr
87
[223]1
1
7
Gd
64
157,25(3)2

6
Ga
31
69,723(1)
13
4
Ge
32
72,64(1)
14
4
Hf
72
178,49(2)
4
6
Hs
108
[277]1
8
7
He
2
4,002602(2)2 4
18
1
H
1
1,00794(7)2 3 4
1
1
Ho
67
164,930 32(2)

6
Hydrargyrum—lihat Raksa
Hg




In
49
114,818(3)
13
5
Iodine—lihat Yodium
I




Ir
77
192,217(3)
9
6
Yb
70
173,04(3)2

6
Y
39
88,90585(2)
3
5
Cd
48
112,411(8)2
12
5
K
19
39,0983(1)
1
4
Ca
20
40,078(4)2
2
4
Cf
98
[251]1

7
C
6
12,0107(8)2 4
14
2
Cl
17
35,453(2)2 3 4
17
3
Cr
24
51,9961(6)
6
4
Co
27
58,933195(5)
9
4
Cn
112
[285]1
12
7
Tembaga (Cuprum)
Cu
29
63,546(3)4
11
4
Cm
96
[247]1

7
Kr
36
83,798(2)2 3
18
4
La
57
138,90547(7)2

6
Lr
103
[262]1
3
7
Timbal (Plumbum)
Pb
82
207,2(1)2 4
14
6
Li
3
6,941(2)2 3 4 5
1
2
Lu
71
174,967(1)2
3
6
Mg
12
24,3050(6)
2
3
Mn
25
54,938045(5)
7
4
Mt
109
[268]1
9
7
Md
101
[258]1

7
Mo
42
95,94(2)2
6
5
Na
11
22,98976928(2)
1
3
Nd
60
144,242(3)2

6
Ne
10
20,1797(6)2 3
18
2
Np
93
[237]1

7
Ni
28
58,6934(2)
10
4
Nb
41
92,906 38(2)
5
5
N
7
14,0067(2)2 4
15
2
No
102
[259]1

7
Os
76
190,23(3)2
8
6
O
8
15,9994(3)2 4
16
2
Pd
46
106,42(1)2
10
5
Perak (Argentum)
Ag
47
107,8682(2)2
11
5
Plumbum—lihat Timbal
Pb




Potasium—lihat Kalium
K




Sodium—lihat Natrium
Na




Pt
78
195,084(9)
10
6
Pu
94
[244]1

7
Po
84
[210]1
16
6
Pr
59
140,90765(2)

6
Pm
61
[145]1

6
Pa
91
231,03588(2)1

7
Ra
88
[226]1
2
7
Rn
86
[220]1
18
6
Raksa (Hydrargyrum)
Hg
80
200,59(2)
12
6
Re
75
186,207(1)
7
6
Rh
45
102,905 50(2)
9
5
Rg
111
[272]1
11
7
Rb
37
85,4678(3)2
1
5
Ru
44
101,07(2)2
8
5
Rf
104
2611
4
7
Sm
62
150,36(2)2

6
Sc
21
44,955912(6)
3
4
Sg
106
[266]1
6
7
Se
34
78,96(3)4
16
4
Ce
58
140,116(1)2

6
Cs
55
132,9054519(2)
1
6
Si
14
28,0855(3)4
14
3
Zn
30
65,409(4)
12
4
Stannum—lihat Timah
Sn




Stibium—lihat Antimon
Sb




Sr
38
87,62(1)2 4
2
5
Ta
73
180,94788(2)
5
6
Tc
43
[98]1
7
5
Te
52
127,60(3)2
16
5
Tb
65
158,92535(2)

6
Tl
81
204,3833(2)
13
6
Timah (Stannum)
Sn
50
118,710(7)2
14
5
Th
90
232,03806(2)1 2

7
Tm
69
168,93421(2)

6
Ti
22
47,867(1)
4
4
Uuh
116
[292]1
16
7
Uuo
118
[294]1
18
7
Uup
115
[288]1
15
7
Uuq
114
[289]1
14
7
Uut
113
[284]1
13
7
U
92
238,02891(3)1 2 3

7
V
23
50,9415(1)
5
4
Wolfram
W
74
183,84(1)
6
6
Xe
54
131,293(6)2 3
18
5
I
53
126,904 47(3)
17
5
Zinc—lihat Seng
Zn




Zr
40
91,224(2)2
4
5




 

Mee. Copyright 2012 All Rights Reserved